Obat, Gejala, Penyebab Penyakit Stroke Ringan

Apa itu stroke tidak berat (Transient Ischemic Attack)?

Transient ischemic attack (TIA) atau lebih diketahui dengan stroke tidak berat ialah hambatan fungsi otak sejenak yang diakibatkan oleh penghambatan arus darah yang menghadap ke bagian otak. Gempuran stroke ringan

hanya terjadi kurang dari 24 jam, atau malahan cuma terjadi dalam hitungan menit, maka tak menimbulkan kehancuran otak permanen.

Kondisi ini menimbulkan sistem saraf otak tak memperoleh simpanan darah dan oksigen yang cukup dalam beberapa waktu, menimbulkan hambatan pada indera, kepiawaian kognitif otak, dan sistem motorik.

Gejala TIA serupa dengan gejala pada stroke pada rata-rata yang dapat berdampak kelemahan atau mati rasa di satu sisi tubuh, lebih-lebih pada wajah, lengan, dan kaki.

Meskipun gejala TIA cuma terjadi singkat dan dapat hilang dengan sendirinya, keadaannya masih belum bisa diabaikan. Sebab, orang yang alami stroke tidak berat berakibat tinggi terkena stroke yang sebenarnya.

Seberapa umum stroke ringan?

Stroke enteng dapat terjadi pada siapa saja, paling utama orang yang mempunyai atau alami faktor risiko untuk penyakit ini.

Beberapa faktor tak dapat dijauhi atau disembuhkan, serupa pria yang ada probabilitas lebih tinggi terkena stroke tidak berat daripada wanita.

Serta usia, kondisi penyumbatan pembuluh darah arteri di otak lebih kerap terjadi pada usia 55 tahun ke atas.

Namun, perkiraan jumlah pengidap TIA susah didapat karna penyakit ini mempunyai gejala yang menyerupai dengan beberapa penyakit lain, akibatnya kerapkali orang tak mengetahui bahwasanya mereka ada stroke ringan.

Namun data statistik dari American Heart Association mencatat dari pengidap stroke pada umumnya, 15 persen di antaranya kesatu kali alami stroke ringan.

Tujuh sampai-sampai 40 persen pengidap stroke iskemik justru sebelumnya telah hadapi gempuran penyakit ini. Hampir 30 persen pengidap TIA hendak alami gejala stroke aktual dalam waktu kurang dari setahun

Apa saja tanda dan gejala TIA?

Penyakit ini ada gejala yang identik dengan stroke pada kebanyakan yang kerap muncul dengan kencang tiba-tiba.

Salah satu karakteristik yang paling membuat beda ialah bahwasanya gejala TIA cuma muncul dalam beberapa ketika dan bakal hilang dengan sendirinya.

Dalam mayoritas kasus gejala cuma terjadi kurang dari 10 menit dan sirna dalam waktu kurang dari 24 jam.

Gejala yang ditunjukkan sebetulnya benar-benar bermacam-macam tergantung pada bagian otak yang terkena penyumbatan arus darah.

Namun, dengan cara umum TIA pengaruhi bagian otak yang memeriksa sistem motorik, keahlian berpikir, dan rasa penglihatan.

Berikut ini ialah daftar gejala stroke enteng yang paling umum:

* Pusing dan kehilangan saldo tiba-tiba

* Hadapi kelemahan otot di satu sisi tubuh lebih-lebih pada wajah tangan dan kaki

* Hadapi kelumpuhan atau mati rasa di satu sisi tubuh lebih-lebih di wajah, lengan, atau kaki

* Kebimbangan atau kesulitan memahami kata-kata orang lain

* Alami kendala pandangan serupa shortsightedness , pandangan ganda, atau kebutaan di satu atau kedua mata

* Sakit kepala parahdengan sebab pasti yang diketahui dari

* Kesulitan untuk berdiskusi akibatnya artikulasi jadi tak jelas

* Kesulitan untuk menyusun koordinasi sistem kegiatan tubuh

* Kesulitan berjalan dan bergerak

* Kesulitan menelan makanan

Kapan saya harus memeriksakan diri ke dokter? gejala stroke ringan

hanya terjadi singkat dan tak berdampak dampak kesehatan yang serius, namun tak boleh diabaikan.

Gejala-gejala ini dapat jadi tanda sungguh-sungguh atau peringatan stroke aktual yang bakal terjadi di masa depan. Risiko stroke yang pada hakikatnya malahan dapat terjadi dalam waktu kurang dari 48 jam.

Dalam penemuan paling baru dari American Academy of Neurology, sebanyak 10 persen pengidap TIA hadapi stroke dalam waktu 90 hari. Oleh lantaran itu,

Anda masih mesti melangsungkan sambung tangan mula-mula dan memeriksakan diri ke dokter walaupun gejala stroke tidak berat telah mereda. Lekas temui dokter baik saat pertandanya bertahan dan sehabis indikasinya hilang.

Dengan memperoleh pemeliharaan medis, maka Kamu dapat menghindari terbentuknya stroke yang dapat mengakibatkan kehancuran permanen pada jaringan otak.

Semakin kencang TIA diobati, makin kecil risiko terkena penyakit jadi stroke.

Apa yang berdampak stroke ringan?

Kurangnya cadangan darah di otak dapat terjadi dalam bermacam kondisi. Dalam Transient Ischemic Attack (TIA), minimnya stok darah terjadi lantaran penyumbatan arus darah. Penyumbatan

dapat diakibatkan oleh gumpalan atau gumpalan darah yang terbentuk dalam pembuluh darah, yaitu thrombus, atau dari unit tubuh lainnya, embolus.

Penyumbatan arteri karotis

Penyebab utama stroke tidak berat ialah pengerasan darah yang terjadi di arteri karotis.

Pembuluh darah ini bertugas membawa darah dari jantung ke bagian otak yang telah bertangkai jadi arteri yang lebih kecil. Stroke tidak berat dapat terjadi di satu diantara arteri kecil ini, membikin sebagian otak kekurangan simpanan darah yang membawa oksigen.

Atherosclerosis

Kondisi ini diterangkan dengan penyempitan yang terjadi di arteri maka halangi arus darah ke otak. Penyempitan

disebabkan oleh deposit zat berlemak yang menumpuk di sekitar arteri dan dengan cara perlahan-lahan berganti jadi menjadi keras dan menebal.

Akibatnya, darah tak dapat mengalir dengan lancar ke otak maka suplai darah ke otak jadi berkurang. Gumpalan darah

dMVUO TIA juga dapat terjadi apabila darah terperangkap dalam pembuluh darah otak karna gumpalan atau gumpalan darah.

Gumpalan darah ini kerap berasal dari jantung atau arteri karotis, membatasi darah ke otak, akibatnya otak tak bisa memperoleh oksigen dari darah. Kondisi irama jantung yang tak stabil atau aritmia bisa jadi penyebabnya.

Selain itu, emboli yang berasal dari unit lain dari tubuh juga dapat memghambat arus darah yang menumpu ke otak mengakibatkan stroke ringan.

Apa yang menambah risiko alami serbuan TIA?

Ada bermacam faktor risiko yang membikin Kalian lebih memiliki kecenderungan alami stroke ringan, yaitu:

1. Riwayat pengobatan dalam keluarga: Kalian mempunyai risiko lebih tinggi kalau satu diantara anggota keluarga telah alami kondisi ini.

2. Usia: Orang di atas usia 55 lebih rentan terhadap serbuan TIA.

3. Jenis kelamin: Pria lebih rentan terhadap kondisi daripada wanita, sebaliknya lebih dari separuh kematian ialah wanita.

4. Ras: orang-orang generasi hitam lebih mungkin hadapi TIA

Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat Kamu kendalikan:

* Hipertensi atau apitan darah tinggi: ialah faktor risiko terbesar dari stroke ringan.

* Penyakit jantung: orang dengan penyakit kardiovaskular serupa gempuran jantung atau aritmia berdampak besar terkena TIA.

* Kadar kolesterol darah: bila kadar kolesterol dalam darah tinggi maka hendak lebih mungkin untuk meningkatkan TIA

* Penyakit arteri karotis (CVD) dan Penyakit Arteri Perifer (PAD): hambatan yang menimbulkan arus darah ke arteri.

* Diabetes: kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah menaikkan kemungkinan penyumbatan arus darah

* Obesitas: ialah kondisi keunggulan berat badan yang dapat mengakibatkan penyakit faktor stroke enteng kayak hipertensi dan diabetes.

* Konsentrasi homosistein tinggi: Homocysteine ialah asam amino yang berasal dari daging. Kadar homosistein yang tinggi dalam darah dapat menciptakan arteri menebal dan meninggalkan bekas luka akibatnya mereka lebih rentan terhadap penyumbatan.

* Kerutinan merokok: muatan rokok dapat mempertebal konsentrasi darah alhasil menyebabkan terbentuknya pengerasan darah

* Konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang yang berlebihan

Informasi yang dikasihkan bukanlah pengganti rekomendasi medis. SERING meminta nasihat dengan dokter Anda.

Bagaimana trik mendiagnosis TIA?

Dalam mendiagnosis stroke, dokter bakal mengecek riwayat pengobatan Kalian dan penyakit yang telah Kamu derita atau mengidap yang mungkin jadi faktor faktor stroke. Semacam hipertensi atau himpitan darah tinggi, diabetes, dan ketidakseimbangan kolesterol.

Setelah dokter dapat mengkonfirmasi Kamu hadapi stroke ringan, ia bakal memohon Kalian untuk mengalami serangkaian tes fisik dan laboratorium untuk menetapkan pemicu stroke.

Berikut ialah beberapa tesyang butuh dicoba untuk mendiagnosis pemicu pasti gejala stroke ringan:

* Bagian visualisasi otak melewati CT scan dan MRI

* Memperoleh cerminan yang jelas tentang pembuluh darah yang menyediakan darah ke otak melewati usg karotis

* Mengecek dan memantau ritme detak jantung lewat elektrokardiogram untuk mendapatkan sumber gumpalan darah atau emboli yang berdampak penyumbatan di arteri Pengobatan

otak

penyakit ini tergantung pada kondisi sebab TIA, seberapa parah gejala muncul, dan bagian otak yang terkena serangan.

Namun, dokter lazimnya bakal memberikan pemeliharaan yang paling tepat untuk menyelamatkan terbentuknya stroke. Pemulihan TIA hendak kurangi risiko penyumbatan arus darah yang diakibatkan oleh gumpalan atau gumpalan darah.

Antiplatelet ialah obat pengencer darah. Salah satu jenis obat antiplatelet yang kerap dikenakan untuk menghindari pengerasan darah lantaran permasalahan kardiovaskular ialah aspirin. Obat ini kurangi risiko stroke sebesar 22 persen.

Dosis biasa yang dikasihkan oleh dokter ialah 75 mg sampai 1300 mg. Obat ini rata-rata diserahkan sesudah serbuan atau sepanjang perlindungan stroke ringan.

Aspirin hendak bekerja lebih efektif dalam menghindari pengerasan darah yang mengakibatkan stroke pada saat penggunaannya dipadukan dengan dipyridamole.

Antikoagulan ialah obat yang dapat menyelamatkan stroke yang dikarenakan oleh hambatan detak jantung atau fibrilasi atrium.

Dalam satu buah informasi di The New England Journal of Medicine, antikoagulan oral kayak warfarin dapat memberikan rehabilitasi yang lebih efektif pada pengidap TIA yang dikarenakan oleh fibrilasi atrium.

Salah satu jenis antikoagulan yang biasa dikasihkan ialah warfarin.

Penggunaan obat ini mesti dicoba di bawah pengawasan dokter. Jikalau obat disantap berlebihan, maka dapat mengakibatkan efek samping yang berputar mengakibatkan stroke itu sendiri.

Carotid Endarterectomy ialah prosedur bedah yang dicoba untuk menyembuhkan pasien yang alami stroke enteng akibat penyumbatan pada arteri karotis. Rata-Rata operasi ini bakal dicoba jikalau obat-obatan tak dapat lagi menyelamatkan terbentuknya gumpalan darah yang mengakibatkan penyumbatan. Namun, dMVUO, prosedur ini belum tentu dapat menyelamatkan terbentuknya penyumbatan permanen. Masih ada kemungkinan arus darah ke otak kembali terhambat kalau terjadi kenaikan himpitan darah dan kadar kolesterol. Pengobatan

untuk penyakit penyebab stroke ringan

Dokter umumnya juga hendak memberikan obat lain apabila diketahui kalau Kamu juga terinfeksi penyakit yang berakibat menimbulkan TIA.

Misalnya untuk penyakit desakan darah tinggi atau hipertensi, dokter hendak memberikan obat inhibitor as yang berperan untuk merendahkan himpitan darah dan menjaganya tetap stabil.

Namun, untuk menentukan pengembalian dari penyakit pencetus TIA, pemeliharaan juga harus diikuti dengan upaya penggunaan gaya hidup sehat.

Apa saja pergantian gaya hidup yang dapat dicoba untuk menghindari stroke ringan?

Cara teratas untuk menyelamatkan stroke tidak berat ialah dengan menjauhi bermacam faktor risiko yang dapat dikontrol.

Jika Kalian telah hadapi satu atau lebih faktor risiko, apakah dikendalikan atau tidak, Kalian masih dapat menghalanginya dengan mengadopsi gaya hidup sehat.

Tujuannya ialah untuk mengatur dan memulihkan penyakit pencetus TIA.

Berikut ialah beberapa upaya gaya hidup segar yang dapat Kamu aplikasikan untuk menghindari stroke ringan:

1. Melaksanakan diet sehat

Diet tak teratur dan konsumsi santapan yang tak segar dapat menaikkan kans Kalian tertular penyakit yang berdampak mengakibatkan TIA, kayak hipertensi, diabetes, dan kolesterol.

Disarankan supaya Kamu menambah porsi untuk jenis masakan ini yang memiliki banyak serat semacam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh. Cobalah untuk kurangi konsumsi hidangan dengan muatan lemak jenuh, gula, dan garam yang tinggi.

2. Olah-Raga dengan cara teratur

Olahraga yang dicoba dengan cara teratur dapat kurangi risiko stroke ringan. Tak cuma berharga untuk kesehatan tubuh, olahraga juga mempunyai posisi berguna dalam melindungi berat badan ideal, stabilitas himpitan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh.

Idealnya tiap orang menginginkan 150 menit latihan fisik dalam satu minggu. Kamu dapat mengambil sedikit waktu untuk berjalan, jogging atau berenang tiap hari atau mengalami latihan intensif sepanjang 2-3 hari seminggu.

3. Kurangi konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol melampaui batas dapat mengakibatkan kenaikan himpitan darah juga penyakit kardiovaskular semacam detak jantung tak teratur (fibrilasi atrium). Kondisi itu dapat tingkatkan potensi stroke ringan. Cobalah untuk mengurus konsumsi alkohol dengan tak mengkonsumsi lebih dari 140 ml dalam seminggu.

4. Membatalkan kerutinan merokok

Berhenti merokok ialah diantaranya metode untuk kurangi risiko TIA. Zat beresiko yang terkandung dalam rokok dapat menaikkan konsentrasi darah, alhasil mengakibatkan terbentuknya aterosklerosis, yang yaitu penimbunan zat berlemak yang berdampak penyumbatan pembuluh darah.

Hello Health Group tak memberikan masukan medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tak memberikan masukan medis, diagnosis, atau pengobatan.

Jangan sia-siakan tabungan Anda untuk membayar biaya pengobatan atau rawat inap saat Anda sakit. Sejak dahulu kala, Anda telah memiliki jam tangan kesehatan Dr Laser, yang dapat memprediksi kerugian finansial jika Anda sakit.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *